Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

National EXAM is OVER !

17.5.16 Ramadhan Liya 0 Comments Category :



Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh (for Muslim)
and Hello for you, all ~

Huhhh, saya hampir gak sadar kalau ini postingan pertama di tahun 2016. Ya Allah... kemana aja saya selama ini ???
Maafin liya, yaa.. mungkin banyak komentar teman-teman yang belum sempat saya balas. Dan baru kali ini saya bisa bikin postingan lagi, berhubung belum ada kesibukan tertentu (?) Jadi, insya Allah kalau saya mampu, saya bakal balas komentarnya. Tapi, kalau emang pertanyaan atau permintaaan kalian di luar kemampuan saya, maka maafkan saya gak bisa membalasnya.

Well, jadi selama ini saya kemana?

Yap, jadi selama ini saya sibuk. Berhubung saya anak kelas 3, ya begitulah, seperti biasanya. Awal tahun a.k.a awal semester 2 bakal dipenuhi dengan pikiran-pikiran macam "ulangan-praktik-rencanasnmptn-ujiansekolah-ujiannasional-ujianptn"  dan lain sebagainya.
Jadi, maklumlah kalau awal tahun dari bulan januari sampai bulan april gak ada postingan satu pun.
Awal januari, fokusnya cuma ke ujian aja, baik uhar, uas, maupun UN. 
Yah you know lah kalau tahun ajaran kali ini UN berbasis Komputer, jadi banyak persiapannya. Seperti trial ngerjain UN dengan software di laptop sendiri, sampai komputer di sekolah. Bahkan, saya sudah siap sedia bawa laptop ke sekolah, kalau-kalau komputer yang bakalan saya gunain entar ada masalah teknis. Hihihi. Mau nangis rasanya kalau jadi angkatan kami ini. 

Tapi, Alhamdulillah.... tak ada yang sulit selama kita berusaha dan berserah diri  kepada Allah. Dan jangan lupa juga doa. Love banget sama orang-orang sekitar yang senantiasa mendoakan terbaik untuk kami, menyemangati kami, bahkan kami sendiri harus menyemangati diri kami sendiri. Kalau enggak, kami bakalan down juga entar pas hari H nya.

Persiapan buat UN? Kalau saya pribadi cukup banyak sih, tapi gak terlalu mengkoorsir fisik juga. Cukup dengan belajar soal-soal saja. Tapi, cari soal yang cukup menantang biar kita gak cuma menjawab langsung, tapi kita juga bakal membuka-buka buku lagi, mengupas-ngupas lagi, mengulak-ulik ingatan kita lagi, membongkar tumpukan-tumpukan ingatan kita mengenai materi itu. Jadi, point pentingnya adalah membongkar ingatan kita, dengan modal satu soal itu, kita bakal mengingat beberapa materi lain yang saling berhubungan. 
Terus dalam belajar, komputer gak bisa lepas dari pandangan, monitor jadi pemandangan harian begitulah istilahnya...hihi. Karena emang gitu, kan? Namanya juga UNBK. Jadi, kita harus mengasah kemampuan kita dulu, istilahnya pemanasan dulu lah sebelum bertanding. So, buku UN yang saya beli di Gramed itu ada bonus CD software UNBK, alhasil saya bisa mencoba belajar dengan software itu, supaya terbiasa entar pas ujiannya.

Ujian Praktik ?
Lumayan lah.. gak semua mapel diujikan dengan praktik, cuma Pai, Pjk, dan beberapa mapel sains.
Nah, pas ujian praktik Pjk itu, saya harus bersabar karena tubuh gak mendukung. Alhasil saya gak bisa ikut ujiannya. Ditundalah..

Nah... kalau enggak salah habis ujian praktik, kami dihadapin sama pilihan fakultas dan prodi buat ikut di jalur undangan SNMPTN. Tapi sebelumnya, gak semua siswa mendapat kesempatan ikut dalam SNMPTN. Tergantung akreditasi sekolah. Alhamdulillah sekolah saya memiliki akreditas A, jadi 70% siswa punya kesempatan ikut jalur SNMPTN ini. Dan Alhamdulillah nya lagi, saya termasuk dalam 70% tsb.  Seleksi dilakukan dengan berdasar pada nilai raport sem 1 - 5. 
Selama pengisian data tsb, banyak terjadi trial and error, namun syukurnya semua dapat teratasi karena para teknisi di sekolah yang handal. Kalau sampai gak bisa teratasi, maka berisiko pada kesempatan siswa.

Pada masa-masa itu, hal yang tersulit bagi saya adalah menentukan prodi apa yang saya pilih. Kalau Fakultasnya sendiri, saya sudah fix dengan universitas yang dekat dengan wilayah sendiri. Banyak juga sih orang sekitar yang nyaranin untuk ngambil fakultas di luar kota, tapi entah kenapa saya gak bisa ninggalin kota ini terlalu lama dan terlalu jauh. Mungkin karena saya tipe orang yang tidak cukup kuat untuk menahan rindu. hihi. terutama dengan kedua orangtuaku tersayang, serta kakak sama adik-adikku yang nyebelin. Walaupun nyebelin mungkin suatu saat ketika kami saling jauh, air mata saya bakalan menetes mengingat mereka.

Dan hari demi hari berlalu, diskusi terus dilakukan dengan ortu, pendapat teman juga diambil dan dipikirkan kembali, alhasil prodi yang saya pilih adalah Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi. 
Ya Allah... kedua prodi yang sangat mulia, kan? Juga sangat sulit didapatkan.


Saya hampir putus asa, dan berpikir saya telah mengambil putusan yang cukup sulit dengan persentase satuan persen saja untuk bisa lolos dalam PD dan KG itu. Beberapa persiapan untuk SBMPTN sudah mulai saya lakukan, les secara online, beli buku SBMPTN, cari-cari info tentang SBMPTN, dan lain-lain. Pokoknya, saya bisa dibilang pesimis saat itu.

Saya tahu, banyak banget siswa-siswi di luar sana yang menginginkan kuliah di FK PSPD dan FKG. Namun, dengan niat karena Allah ta'ala saya berani mengambil keputusan itu. Ya Allah... semoga saya dapat lolos dan mampu menuntut ilmu di pilihan saya itu. Dan semua ilmu itu berkah untuk kehidupan saya maupun untuk kemaslahatan umat. Aamiin. Orangtua, teman-teman, dan guru-guru baik guru spiritual dan lain-lain senantiasa mendoakan untuk kebaikan saya. Alhamdulillah.... 
Tak hanya usaha, tapi doa-doa terus dipanjatkan agar semua berjalan baik dan lancar, ujian-snmptn-uas, dll.

Dan... ketika UN telah selesai dan SNMPTN diumumkan, saya mendapati bahwa...............


BERSAMBUNG di post selanjutnya, yaa...
Sudah malam nih, ngantuk ~~ hoammm.
Jangan begadang, yaaa..
good night ~ :)


RELATED POSTS

0 Comment

NO HARSH WORDS
please, don't SPAM here!
I'll reply if I didn't busy -.-