Tampilkan postingan dengan label Eksperiment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eksperiment. Tampilkan semua postingan

13 Juli 2013

Percobaan Fisika : Balon Anti Api


Assalamualaikum.

Hari ini saya mau share sedikit tentang ilmu pengetahuan alam. o.o
Berhubung, tahun ini saya ikut pengembangan diri KIR (karya  ilmiah remaja) di SMA, jadi adalah...
kaitannya dengan eksperiment.


Di judul postingan ada, kan?

Nah, sebelumnya saya gak kepikiran juga, sih, ikut KIR ini. Secara, ini pertama kalinya saya ikut pengembangan diri percobaan-percobaan gitu. Tapi, karena terinspirasi dari siswa SMA Banua Kalsel yang kemarin juara di Georgia dengan penemuan Alang-alang yang bisa dibikin dashboard mobil. Keren gak, sih? Wow. I say, it is very amazing! You got the achievment with your discovery. 
Nah, oleh karena itu, kenapa orang lain bisa, kita gak bisa? bener gak?

Tapi, sebagai newbie, gak mungkin, kan kita langsung ke tahap difficult atau bisa dibilang master?
Untuk jadi orang yang berprestasi mesti dengan tahap rendah, menengah, baru master. Sama kayak jadi orang sukses. Jadi, untuk permulaan kita belajar percobaan fisika ini, yoo! Asiiik ...

waw.. keren!

BALON ANTI API

Seperti yang kita ketahui. Balon itu anti banget sama yang namanya benda tajam, apalagi API. Kalau kena sedikit saja, pasti sudah dooorrr. Lalu, bagaimana dengan percobaan ini? balon yang anti dengan api?
Sebenarnya, balon itu sudah anti dengan api. Gak bisa dekat-dekat dengan api.
Tapi, pengertian Balon Anti Api di sini adalah balonnya gak akan pecah jika terkena api.

Bahan :
  • Dua balon yang belum ditiup
  • Korek api
  • Air
Simpel saja, kan bahannya. gak ribet, lah..


Cara Kerja :
  1. Tiup dulu balon pertama. Lalu, ikat dengan baik.
  2. Isikan 60 ml (1/4 gelas) air ke dalam balon kedua. Lalu tiup balon dan ikat dengan baik.
  3. Nyalakan korek api dan tahan di bawah balon pertama. Apa yang terjadi ?
  4. Nyalakan korek api lagi dan nyalakan di bawah balon kedua. Biarkan api menyentuh balon. Apa yang terjadi ?

Penjelasan :


Ketika air di dalam balon dipanaskan, air menyerap sebagian besar panas dari nyala api. Kemudian, karet balon tidak menjadi panas. Karena karet tidak menjadi panas, maka balon tidak pecah.

Air adalah penyerap panas sangat baik. Dibutuhkan banyak panas untuk mengubah suhu air. Dibutuhkan sepuluh kali sebagai banyak panas untuk menaikkan suhu 1 gram air dengan 1 derajat Celcius daripada yang dilakukannya untuk menaikkan suhu 1 gram besi dengan jumlah yang sama. Inilah sebabnya mengapa begitu lama diperlukan untuk membuat air dalam teko mendidih. Di sisi lain, ketika air menjadi dingin, ia melepaskan banyak panas.

src : http://budakfisika.blogspot.com